Jakarta, 11 Desember 2025 – Gelombang bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra menempatkan sektor kesehatan pada kondisi yang sangat kritis. Di tengah lonjakan kebutuhan akan layanan medis, sejumlah rumah sakit dan fasilitas kesehatan justru mengalami gangguan operasional akibat terdampak langsung oleh bencana. Kondisi ini menciptakan kesenjangan serius dalam penanganan korban serta meningkatkan risiko kesehatan yang berkepanjangan bagi masyarakat terdampak.
Dalam kondisi darurat tersebut, pemulihan layanan kesehatan menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Melalui koordinasi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, PT Itama Ranoraya Tbk berpartisipasi aktif dalam upaya kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan alat kesehatan ke berbagai fasilitas layanan di wilayah terdampak. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung keberlangsungan pelayanan medis agar tetap berjalan optimal, meskipun dihadapkan pada keterbatasan sarana serta kondisi lapangan yang belum sepenuhnya pulih.
Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai kategori alat kesehatan medis sekali pakai dalam jumlah besar yang dibutuhkan untuk menunjang penanganan pasien, baik dalam situasi darurat maupun pada fase awal pemulihan pasca bencana. Penyaluran dilakukan melalui Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI agar distribusi bantuan dapat menjangkau titik-titik paling membutuhkan secara terukur dan tepat waktu.
Direktur Utama PT Itama Ranoraya Tbk, Heru Firdausi Syarif, menyampaikan empati dan keprihatinan mendalam atas dampak bencana yang dialami masyarakat di berbagai wilayah Sumatra. Ia menegaskan bahwa keberlangsungan layanan kesehatan merupakan aspek yang sangat krusial dan harus tetap terjaga, bahkan dalam kondisi yang paling menantang. Menurutnya, di tengah keterbatasan ruang gerak serta terdampaknya infrastruktur, kehadiran dan kolaborasi berbagai pihak untuk saling menguatkan menjadi kunci dalam mendukung pemulihan layanan kesehatan.
“Kami merasakan beratnya situasi yang tengah dihadapi korban bencana dan tenaga kesehatan di lapangan. Dalam kondisi seperti ini, kehadiran dan kepedulian bersama menjadi sangat berarti. Kami ingin hadir dan berkontribusi melalui kapasitas dan peran yang dapat kami jalankan agar layanan kesehatan tetap dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Kami percaya, melalui dukungan dan bantuan kolektif dari berbagai pihak, Sumatra akan mampu melewati masa ini dan pulih secara bertahap,” ujarnya.
